Cara Kerja Karburator Motor

Hai Otomodivers, apakah kamu mengetahui bagaimana cara kerja karburator motor? Sedikit informasi, untuk mengoperasikan sistem pembakaran, mesin memerlukan tiga komponen yang terdiri dari:

  • Bahan Bakar
  • Udara
  • Api

Nanti, api tersebut akan dipasok oleh busi, sedangkan bahan bakar dan udara akan dipasok secara bersamaan oleh karburator.

Lalu, seperti apa cara kerja karburator motor? Apa saja fungsi karburator untuk mesin? Dan apa saja komponen yang ada pada karburator?

Daripada penasaran, yuk lebih baik langsung kita ulas satu-persatu.

Fungsi Karburator

Cara Kerja Karburator Motor
Fungsi Karburator

Karburator adalah salah satu bagian penting yang ada di setiap kendaraan yang mengkonsumsi bahan bakar bensin, misalnya seperti mobil dan sepeda motor. Tapi, apakah otomodivers mengetahui fungsi karburator yang sesungguhnya?

Setidaknya komponen ini mempunyai tiga fungsi utama yang wajib kamu ketahui, untuk mengetahui informasi tersebut, silahkan simak penjelasan di bawah ini.

Baca Juga Artikel Ini:

Cara Membersihkan Karburator Motor

Penyebab Karburator Banjir

Cara Membuat Motor Kencang Melalui Karburator

Menggabungkan Bahan Bakar dan Udara

Menggabungkan bahan bakar dan udara (Gas) merupakan salah satu fungsi dari karburator.

Perlu kamu ketahui, sebelum bahan bakar dan udara digabungkan menjadi satu dan akan masuk ke dalam ruang pembakaran, kedua volume nya sudah di atur terlebih dulu oleh bagian karburator sehingga menjadi elemen yang gampang terbakar.

Proses penggabungan tersebut kerap dijuluki dengan sebutan ‘Pengkabutan’. Sedangkan, pengkabutan ini adalah wujud dari fungsi semua komponen yang ada pada karburator.

Setelah proses pengkabutan ini selesai, maka campuran dari kedua elemen tersebut akan dialirkan melalui intek (Manifold) yang nantinya akan langsung disambut oleh kompresi sehingga menimbulkan pembakaran dari bagian busi.

Mengatur Perbandingan Rasio Udara & Bensin

Ketika piston bekerja, otomatis piston tersebut akan bergerak naik ke atas dan bawah silinder. Nah ketika itu, udara (gas) akan ditarik dari bagian silinder dan juga intek (manifold).

Aliran udara yang mengalir melalui karburator bisa menjadi penyebab cairan bahan bakar akan ditarik ke dalam mesin. Sebelum masuk ke dalam blok silinder, aliran udara tersebut akan melewati katup intek terlebih dulu.

Jumlah bahan bakar yang sudah tercampur oleh udara akan mendapatkan rasio sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh mesin, nah bagian ini akan diatur oleh ‘Venturi Karburator’.

Ketika udara yang mengalir melewati venturi, maka kecepatannya pun akan meningkat dan tekanannya akan menurun secara otomatis.

Nah, bisa terjadinya hal ini dikarenakan bahan bakar ditarik ke aliran udara melalui lubang-lubang yang ada pada karburator.

Mengatur Kecepatan Mesin

Perlu kamu ketahui, bensin yang masuk ke dalam bagian karburator akan diproses dengan cara ditimba dan kemudian, akan disimpan di dalam tangki karburator yang nantinya akan dialirkan secara teratur ke dalam intek.

Venturi dan pilot jet berfungsi untuk mengatur jumlah campuran udara dan bensin.

Ketika pegal gas ditarik, maka main jet akan bekerja secara otomatis untuk mengalirkan bensin yang ada di dalam ruang pelampung menuju ke bagian venturi.

Sementara, jarum skep (Needle Jet) akan bekerja untuk memasok jumlah bensin yang diperlukan oleh motor.

Apabila gas motor semakin ditarik, otomatis katup skep akan naik keatas dan pasokan bensin pun akan lebih besar, begitu juga dengan sebaliknya.

Namun, jika asupan bensin ini semakin besar, maka kecepatan pada tenaga mesin pun akan bertambah lebih cepat.

Bagaimana, apakah ketiga fungsi karburator ini sudah menjawab semua pertanyaan di atas?

Komponen Karburator

Cara Kerja Karburator Motor
Komponen Karburator Motor

Apakah karburator mempunyai komponen? Tentu saja, karburator ini memiliki 11 komponen yang masing-masing dari komponen tersebut akan saling berkaitan guna bisa menghasilkan campuran udara dan bensin sebelum masuk ke dalam ruang pembakaran.

Berikut ini akan kita ulas satu-persatu komponen karburator beserta fungsinya:

1. Mangkok Pelampung

Cara Kerja Karburator Motor
Mangkok Pelampung

Yang akan kita bahas pertama dari komponen karburator motor adalah ‘Mangkuk Pelampung’. Perlu kamu ketahui, fungsi dari bagian ini adalah untuk menampung bahan bakar yang masuk dari tangki sebelum dicampur dengan udara (Gas) yang kemudian akan diteruskan ke bagian ruang pembakaran.

2. Jarum Pelampung

Cara Kerja Karburator Motor
Jarum Pelampung Karburator

Selain mangkuk pelampung, komponen selanjutnya adalah ‘Katup Pelampung’ atau bahasa lainnya adalah (Needle Valve).

Walaupun bentuk jarum katup pelampung ini sangat kecil, namun jarum tersebut bisa berfungsi sebagai alat penutup ruang saluran pasokan bahan bakar yang berasal dari tangki.

Jadi, jika di dalam mangkuk pelampung sudah terisi penuh oleh bahan bakar, maka saluran suplai pun akan tertutup secara otomatis, sehingga tidak bahak bakar tidak dapat mengalir lagi ke dalam mangkuk pelampung.

3. Pelampung

Cara Kerja Karburator Motor
Pelampung Karburator

Komponen ketiga dari karburator motor adalah ‘Pelampung’ atau bahasa otomotif nya lebih dikenal sebagai ‘Floater‘. Perlu kamu ketahui, komponen ini mempunyai fungsi untuk mengatur bahan bakar yang ada di dalam mangkok pelampung, sehingga bahan bakar yang terisi tidak melewati batas takaran.

Maka dari itu, adanya komponen ini bisa mencegah karburator tidak kebanjiran yang nantinya akan mengakibatkan motor susah untuk dihidupkan.

Jika terdapat karburator motor yang banjir, berarti ada kemungkinan pelampung dari karburator tersebut sudah rusak atau harus diganti dengan yang baru.

4. Pilot Jet

Cara Kerja Karburator Motor
Pilot Jet

Pilot Jet adalah komponen karburator yang mempunyai fungsi untuk mengontrol serta mengatur aliran bahan bakar yang masuk ke dalam karburator.

Perlu kamu ketahui, pilot jet memiliki ukuran yang sangat beragam, dimulai dari ukuran kecil sampai besar pun ada. jika ukuran pilot jet semakin besar, maka semakin besar pula konsumsi bahan bakar yang akan dikeluarkan oleh karburator.

5. Main Jet

Cara Kerja Karburator Motor
main jet

Main Jet merupakan komponen karburator yang fungsinya ini sama seperti ‘Pilot Jet’, yaitu mengontrol aliran bensin (bahan bakar) pada putaran mesin menengah dan tinggi.

Bukan hanya pilot jet saja yang mempunyai ukuran, namun main jet pun memiliki ukuran yang sangat beragam, dimulai dari ukuran terkecil sampai terbesar pun ada.

Apabila kamu menggunakan main jet ber ukuran besar, maka aliran bensin terhadap karburator pun akan semakin besar (boros).

6. Needle Jet

Cara Kerja Karburator
Needle Jet Karburator

Needle Jet merupakan komponen karburator yang bentuknya seperti jarum yang pada bagian ujungnya lancip. Jadi, fungsi dari needle jet ini berfungsi untuk mengatur jumlah bahan bakar yang keluar dari main jet.

Needle jet ini akan berfungsi apabila digerakan oleh katup gas (skep), yang mana gerakan katup gas ini akan membuat needle jet bergerak naik turun.

Perlu kamu ketahui, gerakan naik turun needle jet ini dapat mempengaruhi besar kecilnya ujung pada bagian saluran main jet.

7. Katup Gas (Skep)

Cara Kerja Karburator
Skep Karburator PE

Apabila dibandingkan, Skep pada karburator motor ini bentuknya sangat beda dengan karburator mobil, yang mana skep ini berbentuk tabung (seperti jantung) dan mekanisme nya bergerak naik dan turun.

Perlu kamu ketahui, gerakan naik turun ini dapat membuat ukuran venturi bervariasi, itulah alasan kenapa karburator motor masuk ke dalam jenis Variable Ventury (kecepatan konstan).

Lantas apa fungsi dari komponen ini? Fungsinya adalah untuk mengatur aliran udara yang masuk ke dalam karburator, hingga pada akhirnya udara tercampur dengan bensin yang kemudian akan dilanjutkan masuk ke dalam ruang pembakaran.

Jadi, ketika posisi skep berada di posisi bawah, maka aliran udara yang akan masuk ke dalam karburator pun akan terhambat. Hal ini bisa mengakibatkan RPM pada mesin menjadi rendah.

Begitu pun sebaliknya, jika posisi skep ini dinaikan ke atas, maka saluran udara akan terbuka semakin besar dan udara pun akan masuk tanpa hambatan, sehingga bisa membuat RPM pada mesin akan semakin power up.

8. Air Screw

Cara Kerja Karburator Motor
Air Screw Karburator

Air screw adalah komponen karburator yang mempunyai peranan penting, yaitu berperan untuk mengatur jmlah udara dan bahan bakar yang melewati orifice.

9. Pegas Katup Gas

Cara Kerja Karburator Motor
Pegas Skep Karburator

Jika tadi sudah membahas ‘Katup Gas’ (skep), kini saatnya kita mengulas tentang ‘Pegas Katup Gas’. Jadi pegas ini adalah komponen karburator yang letaknya dibagian atas (tepat pada penutup pengatur katup gas).

Lalu, fungsi utama dari pegas ini adalah untuk melindungi katup gas agar tetap tertutup ketika pedal gas tidak ditarik oleh pengendara, dan akan membalikan posisi katup gas ketika kita sedang melakukan deselerasi.

10. Choke Valve

Cara Kerja Karburator Motor
Choke Karburator

Choke Valve adalah komponen karburator yang digunakan untuk mengecilkan jumlah udara yang masuk ke dalam mesin supaya mesin menghisap bahan bakar untuk masuk ke dalam manifold.

Selain itu, ChokeValve pun berfungsi untuk menutup saluran udara yang terdapat di karburator dengan menggunakan katup.

Biasanya, sistem ini digunakan ketika keadaan mesin sedang dingin, motor susah dihidupkan karena banyak bahan bakar yang menetap pada dinding manifold dan pada akhirnya membuat bensin akan mengalir ke dalam ruang bahan bakar dengan jumlah yang sangat sedikit.

11. Sekrup Penyetel Karburator

Cara Kerja Karburator Motor
Sekrup Penyetel Angin Karburator

Komponen yang terakhir adalah ‘Sekrup Penyetel’. Perlu kamu ketahui, sekrup ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama akan digunakan untuk mengatur volume udara yang masuk ketika idle tanpa menggunakan sistem ‘Choke’.

Sementara sekrup yang kedua ini adalah sekrup gas yang digunakan untuk menentukan idle RPM pada mesin.

Cara Kerja Karburator Motor

Cara Kerja Karburator Motor
Cara Kerja Karburator Motor

Setelah selesai membahas komponen karburator beserta fungsinya, seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Kini saatnya kita mengulas mengenai cara kerja karburator motor yang mungkin dapat menambah wawasan untuk sahabat otomodivers yang belum mengetahui bagaimana cara kerja karburator motor.

Biasanya, kebanyakan sepeda motor di Indonesia hampir semuanya menggunakan karburator dengan jenis Variable Ventury, yang mana jenis tersebut menunjukan bahwa jenis karburator seperti ini mempunyai venturi yang berubah-rubah.

Jika dilihat dari cara kerja karburator motor dengan jenis Variable Ventury ini ada dua kondisi, yaitu seperti:

1. Ketika Mesin Idle

Ketika mesin bekerja pada pada keadaan gas throtle masih tertutup, maka akan ada aliran udara yang masuk dari filter ke idle udara hole.

Jika dilihat dari sisi lain, hisapan dari seher pun bisa membuat bahan bakar (bensin) dari ruang pelampung terhisap secara otomatis ke dalam ruang pilot jet.

Nah aliran yang masuk dari filter ke idle udara hole ini akan bertemu dengan bensin di saluran pilot jet, kemudian material-material yang akan keluar ini sudah berubah menjadi Udara Fuel Mixture.

Aliran udara tersebut bisa digambarkan seperti ini:

Filter udara → Idle air hole → Pilot Jet → Intake.

Sedangkan, untuk aliran bensin ketika idle RPM ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Fuel Tank → Fuel Filter → Ruang Pelampung pada Karburator → Pilot Jet → Intake.

2. Ketika Menarik Gas

Ketika kita menarik gas, secara otomatis throtle pada gas tersebut akan ikut terangkat, sehingga volume lebar venturi akan semakin besar.

Hal ini tentu saja membuat aliran udara yang berasal dari filter menuju intake ini akan mengalir semakin cepat, sehingga pergerakan langkah piston akan bertambah cepat, dan secara sepontan RPM mesin pun akan lebih tinggi.

Lalu, bagaimana dengan Fuel Supply?

Ketika idle RPM bensin dipasok melewati pilot jet, maka ketika RPM atas bensin pun akan dipasok melalui main jet.

Jika kurang jelas, karburator motor ini ada dua jenis saluran fuel. Yang pertama adalah pilot jet yang mensuplai ketika idle RPM, dan main jet yang memasok ketika RPM tinggi.

Bila digambarkan, maka proses aliran udaranya akan seperti ini:

Filter udara → Venturi → Intake

Sedangkan, untuk gambaran aliran fuel nya seperti ini:

Fuel Tank → Fuel Filter → Pelampung → Main jet → Venturi → Intake.

***

Demikian ulasan tentang Fungsi Karburator Motor, Komponen Karburator Motor, dan Cara Kerja Karburator Motor.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat untuk sahabat otomodivers. Terimakasih sudah membaca, salam otomotif!

Tinggalkan komentar