Penyebab Karburator Banjir

Hai Otomodivers, pada kesempatan kali ini Otomodiv akan mengulas tentang penyebab karburator banjir. Hal ini sering dialami oleh pemilik sepeda motor yang menggunakan sistem karburator.

Apakah kamu pernah melihat bensin yang keluar dari bagian karburator motor? Jika pernah, itu artinya karburator tersebut banjir dan keadaan seperti ini jangan sampai dibiarkan terlalu lama, karena sangat bahaya.

Apa bahayanya? bahayanya adalah, bensin yang ngocor dari karburator bisa rentan terbakar apabila kena percikan api dari sistem pengapian.

Ingin mengetahui apa penyebab karburator banjir? Simak ulasan berikut ini.

Penyebab Karburator Banjir

penyebab karburator banjir
Penyebab Karburator Banjir

Permasalahan karburator banjir ini sering melanda motor jikalau karburator tersebut tidak pernah dibersihkan (servis).

Hal ini disebabkan karburator yang letaknya lebih bawah daripada tangki bensin, sehingga bisa membuat bahan bakar bensin mengalir ke karburator sampai luber berceceran.

Namun, seharinya aliran bahan bakar tersebut tidak luber. Kenapa? Karena didalam karburator sendiri terdapat komponen bernama ‘Pelampung’ yang fungsinya untuk menutup secara otomatis bensin yang mengalir dari bagian tangki ketika keadaan mangkuk pelampung sudah terisi penuh.

Bocornya karburator motor dapat dilihat dari rembesan cairan bensin yang keluar di sekitar karburator, atau juga dari sambungan selang tangki, selang saluran udara dan knalpot yang ketika mesin dihidupkan bau bensin.

Biasanya, penyebab karburator banjir itu bisa dari bagian pelampung karena komponen tersebut mempunyai fungsi untuk mengontrol keadaan mangkuk karburator dari aliran bensin yang masuk.

Sistem kerja dari pelampung ini menggunakan ‘needle valve’ yang mana komponen tersebut digerakkan oleh pelampung. Ketika kondisi mangkuk karburator itu kosong, maka posisi dari pelampung ini akan menurun kebawah, sehingga needle valve ini akan membuka saluran bensin yang berasal dari tangki.

Jika di dalam ruang pelampung penuh terisi oleh cairan bensin, maka pelampung tersebut akan naik dikarenakan banyaknya volume bensin yang masuk.

Nah, bagaimana sistem pelampung ini bisa naik ke atas? Seperti yang sudah dijelaskan pada tulisan di atas bahwa pelampung akan memanfaatkan needle valve untuk menutup saluran bensin sehingga alirannya akan berhenti secara otomatis, dan volume bensin yang di dalam ruang pelampung pun akan terkontrol.

Namun, jika needle valve tidak bisa menghentikan aliran bensin yang mengalir, maka bensin ini akan mengalir secara terus menerus. Dan jika terjadi, maka hal ini bisa membuat ruang pelampung akan penuh dan pada akhirnya akan ada timbul rembesan-rembesan bensin dari dinding karburator.

Jika terjadi kebanjiran atau pun kebocoran pada karburator, apakah hal tersebut akan berdampak pada mesin? Tentu saja, karena mesin motor akan susah dihidupkan.

Ciri-Ciri Karburator Banjir

penyebab karburator banjir
ciri ciri karburator banjir

Jika karburator banjir, maka ada salah satu komponennya yang rusak. Hal ini tentu saja harus segera diperbaiki, jika tidak maka motor yang kamu miliki tidak bisa digunakan sama sekali.

Tentu saja kamu pun tidak menginginkan hal-hal buruk menimpa terhadap motor yang kamu sayangi, bukan begitu?

Lantas seperti apa ciri-ciri dari karburator motor yang banjir? Nah, bagi sobat otomodivers yang ingin mengetahui ciri-cirinya, silahkan simak ulasan yang telah saya tulis di bawah ini.

  1. Bensin akan menetes dari saluran udara karburator.
  2. Asupan konsumsi bahan bakar bensin akan terasa lebih boros dari sebelumnya.
  3. Ketika mesin motor dihidupkan, maka dari bagian knalpot akan mengeluarkan aroma bensin.
  4. Ketika mesin motor sedang dipanaskan, motor tersebut akan sering mati walaupun keadaan karburator sudah melangsam.
  5. Mesin motor susah dihidupkan.
  6. Jika mesin motor hidup, maka motor tersebut tidak akan nyala dengan normal (ada brebet ketika pedal gas ditarik).
  7. Performa motor akan berkurang.
  8. Busi banjir.

Itulah ciri-ciri karburator motor banjir yang perlu kamu ketahui supaya jika hal ini terjadi pada motor kesayanganmu, kamu bisa langsung paham apa yang harus dilakukan. Misal seperti memperbaiki atau mengganti karburator dengan yang baru.

Oh iya, diantara kamu semua apakah sudah mengetahui bagaimana cara memperbaiki karburator motor yang banjir? Jika belum, jangan khawatir karena untuk memperbaiki karburator yang banjir ini cukup mudah.

Apakah ada langkah-langkah yang bisa diterapkan untuk mengatasi karburator motor yang banjir? Tentu saja ada, untuk mengetahuinya silahkan langsung simak beberapa langkah cara memperbaiki karburator banjir yang sudah saya jelaskan di bawah ini.

Baca Juga Artikel Ini:

Cara Membersihkan Karburator Motor

Cara Kerja Karburator Motor

→  Cara Membuat Motor Lebih Kencang melalui Karburator

Cara Mengatasi Karburator Banjir

penyebab karburator banjir
mengatasi karburator banjir

Sebenarnya, memperbaiki karburator motor yang banjir ini tidak sulit untuk dilakukan. Yaitu dengan cara membongkar tutup mangkok karburator dan membersihkan bagian sistem pelampung nya, karena bisa jadi penyebab kebanjiran pada karburator ini disebabkan adanya kotoran yang menyumbat jarum pelampung.

Namun bagaimana cara memperbaikinya jika kamu tidak bisa membongkar karburator?

Sebenarnya, kamu tidak perlu melepas karburator dari intek mesin, yang harus kamu lakukan adalah melepas bagian mangkok karburator yang letaknya ada dibagian bawah.

Fungsi dari bagian ini ialah jadi wadah penyimpanan bensin yang mengalir dari dalam tangki. Nah, untuk melepas mangkok karburator ada dua dan empat baud yang harus kamu lepas (tergantung dari jenis karburator yang kamu gunakan).

Jika baud-baud yang menempel pada bagian mangkok karburator terlepas, maka kamu bisa melihat pelampung karburator yang terbuat dari bahan plastik. Lepaskanlah pelampun tersebut dari bagian karbu, lepaskan dengan needle valve nya.

Biasanya untuk melepas pelampung dan needle valve nya cukup menarik pin pengunci antara pelampung dan karburator nya saja.

Setelah pin terlepas, bawa pelampung tersebut untuk dimasukkan ke dalam wadah yang berisi air, jika pelampung tersebut masih terapung dengan baik, maka pelampung itu masih layak untuk digunakan.

Selanjutnya, bersihkan mangkuk karburator secara keseluruhan, dimulai dari dalam sampai luarnya. Kamu bisa membersihkan nya dengan menggunakan cairan pembersih karburator, kuas atau pun bensin.

Selain itu, kamu pun harus memeriksa bagian needle valve nya. Apakah permukaan pada jarum nya rata atau tidak. Lalu bagaimana cara untuk memeriksa bagian ini? Caranya ialah cukup memasang kembali pelampung dan jarum nya seperti biasa, kemudian buka bagian keran bensin sambil menekan pelampung ke arah atas.

Jika ditekan dan bensin tidak keluar sedikit pun, maka kondisi dari needle valve ini masih bagus dan tidak perlu diganti.

Namun sebaliknya, apabila ditekan dan ternyata bensin masih menetes, maka bagian needle valve harus diganti dengan yang baru.

Tips Supaya Karburator Motor tidak Banjir

penyebab karburator banjir
Tips supaya karburator tidak banjir

Berikut ada dua tips supaya karburator motor kamu tidak banjir dan rembes:

  1. Selalu memperhatikan jenis bahan bakar yang kamu gunakan.
  2. Apabila motor yang kamu miliki tidak akan digunakan dalam waktu yang cukup lama, maka kamu harus menutup keran selang bensin.

Perlu kamu ketahui, dua tips yang saya tulis di atas itu sangat berguna. Kenapa? Karena kedua tips tersebut secara tidak langsung bisa mengurangi dari resiko karburator banjir.

***

Sekian ulasan kali ini yang membahas tentang Penyebab Karburator Banjir, Ciri-Ciri Karburator Banjir, Cara Memperbaiki Karburator Banjir dan Tips Mencegah Supaya Karburator Motor tidak Banjir.

Semoga artikel ini mudah dipahami dan juga bisa bermanfaat bagi sahabat Otomodivers. Terimakasih 🙂

Tinggalkan komentar